DAILY CHRISTIAN DEVOTIONAL
🇮🇩 ID

"There is therefore now no condemnation to them which are in Christ Jesus, who walk not after the flesh, but after the Spirit."

ROMANS 8:1
📖 Daily Devotional:
đŸ‘ī¸ 352 views
📅 06 December 2025
Teks: | |

SAAT KITA MEMINTA KEPADA TUHAN

Passage: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." – Matius 26:39

Mari kita secara jujur mengevaluasi cara kita berdoa selama ini. Siapakah Tuhan di mata Anda? Sadar atau tidak, kita sering kali memperlakukan Tuhan seolah-olah Ia hanyalah "Staf Personalia" yang bertugas memberi stempel Approval (Persetujuan) pada setiap proposal keinginan kita.

Kita datang dengan serangkaian tuntutan egois: "Tuhan, aku suka dia, tolong singkirkan sainganku!" atau "Tuhan, buat aku diterima di perusahaan ini dengan gaji sekian." Bahkan yang lebih fatal, kita berani mendikte Tuhan dengan memutarbalikkan kalimat rohani: "Tuhan, jika ini kehendak-Mu, maka buatlah rencanaku ini berhasil hari ini juga." Tidak ada yang salah dengan memanjatkan permohonan; Tuhan adalah Bapa yang peduli. Namun, kita harus mengingat dengan rasa gentar bahwa Dia adalah Penguasa Mutlak Alam Semesta. Ia berdaulat penuh untuk mengabulkan, menunda, atau bahkan menolak permintaan kita jika hal itu mendatangkan keburukan bagi jiwa kita di masa depan.

Ayat Alkitab Acuan:
"Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." – Matius 26:39

Poin Perenungan Hari ini:
- Belajar dari Teladan Doa Kristus: Yesus tahu persis bahwa penderitaan salib amatlah mengerikan. Secara manusiawi, Ia memohon agar cawan penderitaan itu berlalu. Namun, puncaknya adalah pada kalimat penutup doa-Nya: sebuah penyerahan hak yang total kepada kehendak Sang Bapa.
- Mempercayai Hikmat Allah: Menyerahkan keinginan kita dan menerima jawaban "Tidak" dari Allah bukanlah hal yang mudah. Namun, hikmat-Nya selalu jauh melampaui logika kita. Penolakan dari Tuhan sering kali merupakan bentuk perlindungan-Nya yang paling nyata.

Berhentilah memaksa Tuhan untuk menyesuaikan diri dengan jadwal dan ambisi Anda. Mintalah dengan rasa hormat dan ketaatan. Akhirilah setiap doa dan pergumulan hidup Anda dengan keyakinan: "Bukan kehendakku, melainkan kehendak-Mu yang jadi." -TPC

Tuhan Yesus memberkati!

Ask / Discuss with AI Pastor

Have questions about the Word or want to explore today's devotional "SAAT KITA MEMINTA KEPADA TUHAN"? Discuss here with AI Devotional Companion:

Testimonies & Reflections
âŗ Loading responses...
đŸ”Ĩ Most Popular Articles
âœ”ī¸ Notifikasi