"And God shall wipe away all tears from their eyes; and there shall be no more death, neither sorrow, nor crying, neither shall there be any more pain: for the former things are passed away."
JANGAN JADI BATU SANDUNGAN
Pernahkah Anda berjalan di tempat yang gelap dan tiba-tiba tersandung oleh sebuah batu kecil yang tidak terlihat? Rasanya sangat menyakitkan, bukan? Sebuah batu yang ukurannya teramat kecil, ternyata memiliki potensi yang cukup besar untuk menjatuhkan seorang manusia yang bertubuh besar. Analogi ini sangat relevan dengan peran kehidupan kita di tengah-tengah masyarakat.
Sebagai orang Kristen, kehadiran kita memiliki dua kemungkinan yang saling bertolak belakang: kita bisa menjadi "Batu Penjuru" yang menuntun orang mengenal kasih Yesus, atau kita justru menjadi "Batu Sandungan" yang membuat orang muak dan menjauh dari Tuhan. Sering kali, alasan orang di luar sana enggan datang ke gereja bukanlah karena mereka membenci Yesus, melainkan karena mereka kecewa melihat kemunafikan hidup orang Kristen yang tidak sinkron antara tutur kata yang rohani dengan perbuatan yang duniawi.
Ayat Alkitab Acuan:
"Segala sesuatu halal, tetapi bukan segala sesuatu berguna. Segala sesuatu halal, tetapi bukan segala sesuatu membangun." â 1 Korintus 10:23
Poin Perenungan Hari Ini:
- Tanggung Jawab Kebebasan: Terkadang kita membela diri dengan berkata, "Ini kan hakku, terserah aku mau berpakaian seperti apa atau memposting apa." Secara hukum manusia mungkin benar, namun kebebasan kita tidak boleh meruntuhkan iman orang lain.
- Menyelaraskan Integritas: Perhatikanlah cara Anda bercanda, cara Anda berbisnis, dan cara Anda bermedia sosial. Jangan sampai keegoisan Anda membuat orang lain meragukan kebenaran Injil yang Anda anut.
Mari kita jalani hidup ini dengan penuh kehati-hatian dan tanggung jawab rohani. Jangan biarkan sikap hidup kita menghalangi langkah seseorang menuju keselamatan. Jadilah magnet yang indah, yang menarik jiwa-jiwa kepada Kristus melalui karakter yang harum dan membangun. -TPC
Tuhan Yesus memberkati!