"Lihatlah, betapa baik dan betapa indahnya ketika saudara-saudara hidup bersama dalam kesatuan!"
HATI-HATI DENGAN "PENJARA" MASA LALU
Di dunia ini, ada begitu banyak orang yang secara fisik dapat melangkah bebas ke mana saja, namun sesungguhnya jiwa mereka sedang mendekam di dalam sebuah sel tahanan yang gelap. Nama penjara itu adalah "Masa Lalu". Ada yang terpenjara oleh belenggu rasa bersalah atas dosa-dosa lama yang menghantui, dan ada pula yang terpenjara oleh dendam serta kepahitan akibat perlakuan kejam orang lain di masa silam.
Si jahat sangat gemar memutar kembali kaset rekaman kegagalan dan masa lalu kita. Ia akan terus-menerus membisikkan dakwaan bahwa kita kotor, tidak layak melayani Tuhan, dan tidak memiliki masa depan. Iblis ingin leher kita selalu terpelanting menoleh ke belakang, sehingga kita tidak mampu lagi berlari menatap garis akhir. Padahal, firman Tuhan menegaskan bahwa ketika kita datang membawa pertobatan yang sungguh, Tuhan Yesus tidak hanya mengampuni, tetapi Ia juga melupakan dosa-dosa kita.
Ayat Alkitab Acuan:
"Tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku." β Filipi 3:13b
Poin Perenungan Hari Ini:
- Menerima Anugerah Pengampunan: Jika Hakim Agung alam semesta saja sudah menyucikan dan melupakan dosa Anda, atas dasar apa Anda masih terus mengingatnya dan menghukum diri Anda sendiri?
- Masa Lalu Sebagai Ruang Belajar: Masa lalu adalah sekolah tempat kita memetik pelajaran kebijaksanaan, bukan sebuah rumah untuk ditinggali. Berhentilah mengizinkan hari kemarin merampas sukacita yang telah Tuhan sediakan untuk hari ini.
Kuasa darah Yesus sudah lebih dari cukup untuk melunturkan segala noda kehidupan Anda. Melangkahlah keluar dari penjara masa lalu itu, tariklah napas kemerdekaan dalam anugerah-Nya, dan mulailah merajut masa depan yang baru bersama Tuhan. -TPC
Tuhan Yesus memberkati!