"Jangan sesat! Allah tidak dapat dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya."
KETAATAN YANG MENDATANGKAN MUKJIZAT
Pernahkah Anda merasa sangat kelelahan setelah melakukan suatu usaha yang rasanya sia-sia? Anda telah bekerja dengan jujur, melayani dengan segenap hati, dan berusaha sebaik mungkin, namun hasilnya seolah-olah tetap nihil. Keputusasaan mulai membayangi dan rasanya Anda hanya ingin menyerah.
Pengalaman serupa pernah dialami oleh Petrus. Sebagai seorang nelayan yang sangat mengenal medannya, ia telah bekerja keras menjala ikan sepanjang malam, namun tidak mendapat satu ekor pun. Secara logika, sangatlah tidak masuk akal ketika Yesusβseorang "Guru" dan bukan nelayanβmenyuruhnya kembali menebarkan jala di siang hari terik. Namun, di titik keputusasaannya, Petrus memilih untuk menyingkirkan pengalamannya dan melangkah dalam ketaatan. Ketaatannya tidak didasarkan pada logika atau perasaan, melainkan semata-mata pada perkataan Kristus. Hasilnya? Jala yang ditebarkannya penuh dengan ikan hingga hampir koyak.
Ayat Alkitab Acuan:
"Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." β Lukas 5:5
Poin Perenungan Hari ini:
- Taat Walau Bertentangan dengan Logika: Jalan yang Tuhan tunjukkan sering kali berbeda secara radikal dengan jalan pikiran manusia. Logika kita mungkin berteriak "tidak mungkin", namun iman menuntun kita untuk berkata "Ya, Tuhan."
- Mukjizat Mengikuti Ketaatan: Mukjizat tidak akan pernah terwujud jika kita hanya diam dan memikirkan firman-Nya. Kemenangan selalu menanti di balik sebuah tindakan ketaatan yang nyata.
Hari ini, jika Roh Kudus menggerakkan hati Anda untuk melakukan sesuatuβbaik itu untuk melepaskan pengampunan, menabur kebaikan, maupun tetap bertahan dalam sebuah pekerjaanβmaka lakukanlah. Jangan terfokus pada kemustahilan situasinya, melainkan pandanglah kebesaran Tuhan yang memerintahkannya. -TPC
Tuhan Yesus memberkati!