"Jadi, jika seseorang tahu bagaimana melakukan apa yang benar, tetapi tidak melakukannya, ia berdosa."
KETIKA JAWABAN TUHAN ADALAH "TIDAK"
Sebagai anak-anak Tuhan, kita tentu sangat bersukacita apabila Ia menjawab doa-doa kita dengan kata "YA". Kita pun sering kali masih memiliki kesanggupan untuk bersabar manakala Tuhan meminta kita untuk "TUNGGU". Namun, bagaimanakah respons hati kita ketika Tuhan dengan ketegasan kasih-Nya menjawab permohonan kita dengan kata "TIDAK"? Kekecewaan, kemarahan, dan perasaan bahwa Allah telah mengabaikan kita sering kali menjadi reaksi pertama yang muncul dari kedagingan kita.
Pengalaman ini tidaklah asing bagi seorang raksasa iman sekelas Rasul Paulus. Ia menanggung sebuah penderitaan fisik dan mental yang sangat menyiksa, yang ia sebut sebagai "duri dalam daging". Tiga kali ia memohon dengan sangat agar Tuhan menyingkirkan penderitaan tersebut, namun jawaban yang ia terima secara lugas adalah "TIDAK". Mengapa? Karena jawaban "Tidak" dari Tuhan sesungguhnya bukanlah bentuk penolakan, melainkan sebuah tameng perlindungan. Bapa di surga tahu persis apa yang berpotensi menghancurkan kerohanian kita.
Ayat Alkitab Acuan:
"Tetapi jawab Tuhan kepadaku: 'Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.'..." β 2 Korintus 12:9a
Poin Perenungan Hari Ini:
- Penolakan Sebagai Penyelamatan: Mungkin promosi yang Anda kejar justru akan membuat Anda menjadi sombong dan jauh dari Tuhan. Tuhan mengunci sebuah pintu karena Ia melihat adanya jurang kebinasaan di baliknya.
- Mukjizat Pembaruan Hati: Mukjizat terbesar yang dikerjakan Allah tidak selalu berupa pengubahan keadaan agar sesuai dengan kehendak kita, melainkan pengubahan hati kita agar sanggup menerima dan bersukacita dalam kehendak-Nya.
Jika hari ini Anda menangis karena ada pintu doa yang ditutup rapat-rapat oleh Tuhan, belajarlah untuk memercayai kedaulatan-Nya. Hati Tuhan terlampau baik untuk merancangkan kecelakaan bagi Anda. Terimalah kasih karunia-Nya yang senantiasa cukup untuk menopang kehidupan Anda. -TPC
Tuhan Yesus memberkati!