"Sebab, Aku mengetahui rancangan-rancangan yang Memiliki rancangan tentangmu,β firman TUHAN, βrancangan-rancangan demi kesejahteraanmu dan bukan demi kemalanganmu, untuk memberimu masa depan dan harapan.β"
MEMBENTENG RUMAH DARI BADAI ZAMAN
Rumah seharusnya menjadi tempat yang paling aman, nyaman, dan penuh dengan kedamaian bagi setiap anggota keluarga. Namun, kenyataannya, banyak rumah tangga hari ini yang terasa dingin, gersang, dan penuh dengan ketegangan meskipun mereka tinggal di bawah satu atap yang sama. Setiap orang sibuk dengan dunianya sendiri, orang tua sibuk bekerja mengejar materi, dan anak-anak asyik dengan gawainya masing-masing, sehingga komunikasi rohani di dalam rumah menjadi hilang. Kita sering kali lupa bahwa tanpa adanya pondasi rohani yang kuat yang dibangun bersama-sama, rumah tangga kita akan menjadi sangat rapuh dan mudah hancur ketika dihantam oleh badai konflik, masalah keuangan, atau pengaruh buruk dari dunia luar.
Satu-satunya cara untuk menjaga dan membentengi keluarga kita dari kehancuran di zaman yang bergejolak ini adalah dengan menghidupkan kembali mezbah keluarga di dalam rumah kita. Mezbah keluarga bukanlah sebuah ritual agama yang kaku dan membosankan, melainkan sebuah momen kudus di mana suami, istri, dan anak-anak duduk bersama secara konsisten untuk memuji Tuhan, membaca firman-Nya, dan saling mendoakan satu sama lain. Ketika seorang ayah mengambil tanggung jawabnya sebagai imam untuk memimpin doa di rumah, dan seorang ibu mendukung dengan kehangatan kasihnya, maka hadirat Tuhan akan turun melingkupi rumah tersebut. Di dalam atmosfer doa bersama itulah, setiap luka batin disembuhkan, ego ditundukkan, dan ikatan kasih antar anggota keluarga dipulihkan kembali oleh Tuhan.
Ayat Alkitab Acuan:
"Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!" β Yosua 24:15c
Poin Perenungan Hari ini:
1. Memprioritaskan Hadirat Tuhan: Jangan biarkan rumahmu hanya dipenuhi oleh suara televisi atau kebisingan dunia maya. Sediakan waktu khusus setiap hari, meskipun hanya lima belas menit, untuk membawa seisi rumahmu datang sujud menyembah di kaki Yesus.
2. Saling Mendoakan, Saling Mengampuni: Mezbah keluarga adalah tempat terbaik untuk meruntuhkan tembok pemisah antar anggota keluarga. Saat kita saling mendoakan dengan tulus, Tuhan akan melembutkan hati yang keras dan memulihkan setiap hubungan yang sempat retak.
Di hari Jumat ini, mari kita mengambil komitmen yang baru untuk membangun kembali mezbah doa di dalam rumah tangga kita masing-masing. Jangan tunggu sampai badai masalah besar datang melanda baru kita berteriak mencari Tuhan; bentengilah rumahmu sejak hari ini dari atas lututmu bersama keluarga tercinta. Sebab rumah yang meletakkan Kristus sebagai dasar utamanya tidak akan pernah bisa digoyahkan oleh badai apa pun. -TPC
Tuhan Yesus memberkati!