"Dia memberi kekuatan kepada yang lelah, dan kepada yang tidak berdaya Dia menambah semangat."
MEMIKUL SALIB SETIAP HARI
Kekristenan di era modern sering kali hanya dikemas dengan janji-janji yang manis: berkat yang melimpah, mukjizat kesembuhan, dan kesuksesan tanpa henti. Memang benar bahwa di dalam Tuhan selalu tersedia berkat yang melimpah, namun kita tidak boleh menutup mata terhadap syarat mutlak yang Yesus tetapkan bagi para pengikut-Nya. Kekristenan sejati menuntut sebuah dedikasi yang teramat berat bagi kedagingan kita.
Memikul salib tidaklah sama dengan mengenakan perhiasan kalung salib yang indah di leher kita. Memikul salib berbicara tentang sebuah keputusan radikal untuk menyangkal diri; berani berkata "TIDAK" pada ego, hawa nafsu, dan ambisi pribadi demi melakukan kehendak Tuhan. Memikul salib berarti kita siap kehilangan popularitas, dijauhi, atau bahkan difitnah karena kita menolak untuk berkompromi dengan dosa. Salib adalah lambang kematian. Sebelum kita dapat hidup dalam kemenangan Kristus, "manusia lama" kitaβdengan segala kesombongan dan keinginan untuk membalas dendamβharus dimatikan terlebih dahulu di atas salib tersebut.
Ayat Alkitab Acuan:
"Kata-Nya kepada mereka semua: 'Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.'" β Lukas 9:23
Poin Perenungan Hari Ini:
- Penyangkalan Diri yang Berkesinambungan: Ketaatan bukanlah peristiwa satu kali, melainkan sebuah proses harian. Kita harus memikul salib itu setiap hari, tetap setia meskipun jalan yang harus ditempuh terasa terjal dan mendaki.
- Mahkota di Balik Salib: Jika hari ini salib Anda terasa sangat beratβmungkin berupa tuntutan integritas di tempat kerja atau pasangan yang sulit dikasihiβjangan pernah membuang salib itu. Tuhan tidak pernah memberikan beban yang melebihi kekuatan Anda.
Tidak akan pernah ada kemuliaan tanpa penderitaan, dan tidak ada mahkota tanpa salib. Pikullah bagian Anda dengan penuh kebanggaan rohani. Di balik ketaatan Anda memikul salib, telah menanti sebuah mahkota kehidupan yang abadi. -TPC
Tuhan Yesus memberkati!