"Therefore, my beloved brethren, be ye stedfast, unmoveable, always abounding in the work of the Lord, forasmuch as ye know that your labour is not in vain in the Lord."
DI BALIK TEKANAN
Ada sebuah pepatah bijak yang menyatakan: "Kayu yang berkualitas tinggi tidak tumbuh di tanah yang mudah; semakin kencang angin yang menerpa, semakin kuat dan kokohlah akar pohon tersebut." Kualitas dan kekuatan sejati dari sebuah pohon baru akan teruji ketika ia mampu bertahan berdiri tegak di tengah amukan badai.
Demikian pula dengan kehidupan kerohanian kita. Tekanan, penindasan, kesulitan finansial, dan penderitaan fisik adalah bentuk proses pembentukan yang Tuhan izinkan untuk kita lewati. Reaksi alami kedagingan kita saat berhadapan dengan proses ini biasanya adalah mengeluh, bersungut-sungut, marah, dan mulai menyalahkan orang lain, menyalahkan keadaan, bahkan menyalahkan Tuhan. Kita sering lupa bahwa Tuhan menggunakan cara-cara yang keras untuk mengasah kerohanian kita, melatih ketahanan iman kita, dan membentuk kita menjadi pribadi yang jauh lebih berkualitas daripada sebelumnya.
Ayat Alkitab Acuan:
"Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu." â Mazmur 119:71
Poin Perenungan Hari Ini:
- Tekanan Sebagai Penyadaran Diri: Jika dilihat dari kacamata rohani, tekanan hidup justru menyadarkan kita akan keterbatasan manusiawi kita. Hal inilah yang pada akhirnya mendorong kita untuk berbalik dari kesombongan dan bergantung sepenuhnya kepada Tuhan.
- Pemurnian Melalui Penderitaan: Sama seperti buah zaitun yang harus diperas dan dihancurkan terlebih dahulu sebelum mengeluarkan minyak yang berharga, demikian pula kehidupan kita harus diproses agar potensi-potensi rohani kita dapat memancar dan memuliakan nama-Nya.
Tuhan mengizinkan tekanan hidup menerpa Anda bukan untuk menghancurkan, melainkan karena Ia memiliki maksud yang sangat mulia di balik pencobaan tersebut. Masa-masa berat itu diperlukan untuk membuktikan kemurnian iman Anda yang jauh lebih berharga daripada emas yang fana. -TPC
Tuhan Yesus memberkati!