DAILY CHRISTIAN DEVOTIONAL
🇮🇩 ID
TODAY'S RHEMA

"For unto us a child is born, unto us a son is given: and the government shall be upon his shoulder: and his name shall be called Wonderful, Counsellor, The mighty God, The everlasting Father, The Prince of Peace."

ISAIAH 9:6
📖 Daily Devotional:
đŸ‘ī¸ 315 views
📅 24 January 2026

MEMBERI DARI KEKURANGAN

Passage: "Dalam segala sesuatu telah kuberikan teladan kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima." – Kisah Para Rasul 20:35

Paradigma dunia sekuler selalu mengajarkan prinsip ekonomi yang kalkulatif: "Kumpulkanlah harta sebanyak-banyaknya untuk keamanan dirimu sendiri, dan barulah sisihkan sedikit dari kelimpahanmu itu untuk memberi." Namun, hukum Kerajaan Allah membalikkan logika tersebut: "Berilah, maka kamu akan diberi."

Sebagai manusia, kita sering kali membuat berbagai alasan pembenaran. Kita berpikir, "Nanti kalau bisnisku sudah sukses, baru aku akan menyumbang." Atau, "Nanti kalau jadwalku sudah senggang, baru aku akan melayani Tuhan." Padahal, memberi pada saat kita sedang dalam keadaan berlimpah ruah adalah hal yang wajar dan biasa. Namun, tetap memberi pada saat kita sendiri sedang mengalami kekurangan, di situlah letak ujian iman yang sesungguhnya! Tuhan Yesus tidak memuji para hartawan yang memberikan persembahan dalam jumlah fantastis dari sisa kekayaan mereka. Ia justru memuji seorang janda miskin yang hanya memberikan dua peser, sebab janda itu telah menyerahkan seluruh nafkah yang dimilikinya dengan iman.

Ayat Alkitab Acuan:
"Dalam segala sesuatu telah kuberikan teladan kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima." – Kisah Para Rasul 20:35

Poin Perenungan Hari Ini:
- Memberi Membebaskan Diri: Tindakan memberi tidak akan pernah membuat kita menjadi miskin. Sebaliknya, memberi adalah cara rohani untuk melepaskan hati kita dari cengkeraman penyembahan terhadap uang dan materi.
- Membuka Pintu Anugerah: Saat tangan kita terkepal untuk menahan apa yang kita miliki, tangan itu tidak akan bisa menerima hal yang baru. Saat tangan kita terbuka untuk memberi, saat itu jugalah kita siap menerima curahan berkat yang baru dari-Nya.

Jangan pernah takut untuk berbagi dengan sesama. Berkat Tuhan tidak akan pernah macet atau mengering bagi orang-orang yang memiliki kemurahan hati. Sekecil apa pun yang Anda miliki saat ini, jika diserahkan dengan ketulusan kasih, hal itu akan diubah Tuhan menjadi mukjizat bagi orang lain. -TPC

Tuhan Yesus memberkati!

âœ”ī¸ Notifikasi